Sekilas Tentang Kerjasama

Proyek pengurangan Polybromodiphenyl Ethers (PBDEs) dan Unintentional Persistent Organic Pollutants (UPOPs) yang berasal dari proses produksi, kegiatan daur ulang dan pengelolaan limbah plastik merupakan proyek bersama dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan United Nations Development Programme, yang didukung oleh Global Environment Facility (GEF), dengan tujuan mengurangi emisi PBDEs dan UPOPs melalui perbaikan siklus manajemen produksi dan pengolahan plastik mengandung PBDEs.

Implementasi program ini meliputi beberapa kegiatan yaitu memperkuat kebijakan nasional untuk mengurangi PBDEs dan UPOPs yang terlepas dari proses produksi barang yang terbuat dari plastik, daur ulang dan pembuangan sampah plastik; pengurangan atau penghapusan impor dan penggunaan PBDEs dalam proses produksi; pengurangan UPOPs dan PBDEs yang terlepas dari kegiatan daur ulang plastik yang tidak ramah lingkungan; serta pengurangan emisi UPOPs dan PBDEs dari kegiatan pembuangan plastik yang tidak ramah lingkungan.

Proyek ini akan memperkuat kapasitas Pemerintah Indonesia untuk:

  • i. meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kepatuhan terhadap Konvensi Stockholm tentang Persistent Organic Pollutants (POPs)
  • ii. mengatasi tantangan-tantangan pembangunan melalui pengembangan kerangka peraturan yang terkait dengan bahan kimia;
  • iii. menerapkan Best Available Technique / Best Environment Practice (BAT/BEP) untuk PBDEs dan UPOPs;
  • iv. memobilisasi sumber daya keuangan lebih lanjut untuk POPs;
  • v. meningkatkan pembagian pengetahuan tentang POPs.

Proyek ini akan memastikan pencapaian pertumbuhan dan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan yang memasukkan kapasitas produktif yang akan menciptakan lapangan kerja dan mata pencaharian bagi rakyat miskin dan terkucilkan. Berkurangnya pelepasan PBDEs dan UPOPs dari industri berbasis plastik dan industri daur ulang elektronika akan meningkatkan kepercayaan pasar dan investasi.



Struktur Pelaksana